Pompa dan Filter Air untuk Hidup Lebih Mudah

Posted by System 17/01/2020 0 Comment(s) Tips,Ide,Inspirasi,Solusi,

 

Bisakah Anda bayangkan jika sehari saja air tidak mengalir di rumah kita? Pasti semua jadi repot dan berantakan. Kita tidak bisa mandi, bersih-bersih, buang hajat, dan melakukan kegiatan harian lainnya. Air memegang peranan sangat penting dalam hidup kita.

 

Dalam proses mengalirkan air ke rumah atau bangunan tertentu, kita membutuhkan alat bantu seperti pompa air dan filter air.

 

Skema Pompa Air

 

Pompa air sangat berguna dalam mengalirkan air ke seluruh bagian rumah atau bangunan. Prinsip kerjanya adalah memompa air dari dalam tanah atau sumur untuk dialirkan kembali ke tangki air, keran air, dan saluran air lainnya di dalam rumah.

 

Pompa air terdiri atas:

  • Bodi pompa. Ini adalah pelindung luar dari sebuah pompa air supaya bagian dalamnya tetap terjaga dengan baik.
  • Kapasitor. Fungsinya untuk memutus aliran listrik saat pompa mulai bekerja.
  • Valve. Komponen yang memisahkan antara pompa dan penghisapnya.
  • Penutup kipas angin. Pelindung kipas angin pada pompa air.
  • Impeler. Bagian pompa air yang memiliki gerigi ini mampu menarik dan mendorong aliran air.
  • Input. Ini adalah tempat masuknya air yang akan menuju ke impeler.
  • Output. Air yang telah dihisap impeler akan diantar menuju ke penampungan melalui output.
  • Tabung. Ini adalah bagian yang memberikan tenaga lebih pada impeler sehingga air akan keluar lebih banyak.
  • Rotor. Gaya magnet yang dapat mendorong impeler.
  • Bering. Yang menyeimbangkan putaran rotor.
  • Poros. Bagian penghubung antara rotor dan impeler.
  • Lilitan bantu. Bagian yang mendorong motor listrik di pompa air. 
  • Penampung Air. Bagian yang menampung air ini membantu mesin pompa air supaya tahan lama.
  • Otomatis. Bagian ini memutus aliran listrik pada motor pompa air.
  • Kaki pompa. Penopang pompa air.

Skema aliran pompa air di antaranya:

  • Pipa hisap akan menghisap air untuk kemudian dibawa ke bagian impeler yang berputar.
  • Lalu, dari impeler air akan didorong menuju rumah pompa. Klep pun tertutup sehingga air di rumah pompa ini tidak akan keluar lagi menuju pipa hisap.
  • Tekanan besar dari putaran impeler yang ada di dalam rumah pompa akan mengalirkan air menuju pipa tekan.
  • Air dari pipa tekan akan ditampung dalam penampung air.

Filter Air

 

Selain pompa air, dalam proses pengaliran air di rumah kita juga membutuhkan filter air. Filter air adalah alat bantu untuk menyaring air serta menghilangkan kotoran dari air yang keluar melalui kran-kran air di rumah kita. Filter air kran adalah benda kecil yang sangat mempengaruhi kualitas air di rumah kita.

 

Harga filter air berkisar antara puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah. Anda bisa membelinya di toko-toko online maupun toko fisik terdekat Anda. Proses penyaringan menggunakan filter air keran dan filter air lainnya menggunakan teknologi sebagai berikut.

 

  1. Destilasi. Teknologi ini membuat air menjadi jernih karena senyawa organik, virus, dan berbagai zat kontaminan lainnya dihilangkan. Namun, bersamaan dengan itu oksigen dalam air juga ikut hilang.
  2. Karbonasi. Senyawa organik volatile yang menyebabkan bau, warna, dan rasa tidak enak akan dihilangkan melalui teknologi ini.
  3. Reverse osmosis. Teknologi ini bisa membuat senyawa organik, zat kimia, dan kontaminan dalam air akan hilang seluruhnya. Teknologi filter air ini biasanya dipakai untuk hunian seperti apartemen, villa, hotel, atau cluster.

Saat memilih filter keran air atau filter air yang akan dihubungkan ke pompa air, Anda sebaiknya memperhatikan kebutuhan air Anda sehari-hari. Apakah air tersebut hanya sekadar air bersih yang terlihat jernih atau air bersih yang jernih dan mendatangkan manfaat kesehatan. Tentu saja untuk pilihan kedua dibutuhkan biaya yang lebih besar. Namun, jika kita bisa menjaga kualitas air di rumah maka biaya pencegahan penyakit akan bisa dipangkas lebih besar lagi.