Article

Thursday, August 24, 2017

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Itu Mudah, Kok! Nggak Percaya? Simak 6 Tipsnya Berikut!

Home > Article > Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Itu Mudah, Kok! Nggak Percaya? Simak 6 Tipsnya Berikut!

Mungkin sebagian dari Anda pernah merasakan, sepertinya sudah sekuat tenaga mengatur keuangan, mencatat, dan mengalokasikan pengeluaran. Akan tetapi, mengapa uang belanja rasanya selalu kurang dan tidak tersisa? Tentunya hal ini tidak bisa Anda diamkan terus menerus. Anda harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan. 

Padahal, Anda pun mungkin memiliki keinginan untuk bisa pergi liburan bersama keluarga, membeli perlengkapan rumah yang baru, atau sekedar makan di luar. Anda memiliki tekad besar untuk menabung Namun, tidak jarang uang yang sedianya akan ditabung justru harus Anda gunakan pada tengah bulan Anda untuk menambal kebutuhan.

Bagi Anda yang mulai lelah mengatur keuangan, jangan terburu-buru menyerah! Sebab, kali ini Pantes Gallery akan memberikan 6 tips yang bisa Anda praktekkan di rumah. Selamat mencoba dan semoga berhasil menabung, ya!

1 . Gunakan sistem 31 Amplop

Credit: http://mommiesdaily.com/2014/03/05/the-power-of-amplop-putih/

Adakah dari Anda yang sudah pernah mendengar sistem ini sebelumnya? Atau Anda sudah pernah mempraktekkannya di rumah? Metode ini dipopulerkan oleh Syukri Muhammad, dimana Anda hanya perlu menyiapkan 31 amplop kosong untuk memulai sistem ini. Kemudian, ambil semua uang Anda dan masukkan ke amplop sesuai kebutuhan, seperti membayar sekolah anak, membayar tagihan listrik, dan sebagainya. Tulis tanggal belanja dan setelah semuanya terisi gunakan sisa uangnya untuk investasi.

2. Kontrol penggunaan kartu kredit

Credit: http://rockingmama.id/post/mama-hobi-belanja-online-intip-taktik-tokcernya-agar-tidak-mengganggu

Setelah Anda membuat daftar kebutuhan dan membaginya ke dalam amplop, kini saatnya Anda mengendalikan diri agar penggunaan kartu kredit lebih terkontrol. Akan sangat baik bila Anda menggunakan kartu kredit dengan memanfaatkan promo-promo yang ada, misalnya saja diskon khusus saat membeli perabot, diskon khusus restoran, dan sebagainya. 

Jika Anda merasa bahwa Anda tidak mampu mengontrol penggunaannya, sebaiknya Anda mulai menghentikan penggunaan kartu kredit. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu kredit adalah cara termudah menghabiskan uang. Secara perlahan, tinggalkan transaksi dengan kartu kredit dan gunakan kartu debet atau uang tunai saja saat transaksi.

3. Simpan nota pembelian dan catat pengeluaran Anda

Credit: http://www.duckofyork.com/2016/10/6-cara-mudah-untuk-mengontrol-isi-dompet.html

Meski cara ini tampaknya merepotkan bagi sebagian orang, namun percayalah bahwa nota dan catatan-catatan tersebut akan sangat berguna pada waktunya. Sebaiknya, siapkan satu wadah, buku, atau file tersendiri di laptop untuk menyimpan dan mencatat pengeluaran agar Anda lebih rapi. Kelak, nota dan catatan itu akan dapat Anda gunakan untuk mengevaluasi belanja rumah tangga.

Anda dapat melihat kembali aktivitas belanja dan konsumsi rumah tangga pada periode sebelumnya, apa yang membuat Anda boros dan apa yang membuat Anda mampu berinvestasi lebih misalnya. Hal ini perlu kedisiplinan Anda, oleh karenanya akan sangat baik bila pada satu hari Anda mengalokasikan waktu khusus untuk merapikan nota dan catatan Anda.

4. Kurangi Agenda Makan Di Luar

Credit: http://dclnews.com/2012/12/19/dine-and-play-gives-kids-more-fun-while-parents-relax/

Makan di luar terkadang menjadi aktivitas yang paling ditunggu oleh keluarga, terutama oleh anak-anak pada saat akhir pekan. Namun, tetaplah patuh pada anggaran yang telah Anda tetapkan di awal. Jangan terburu-buru untuk menggunakan promo kartu kredit atau memotong dana investasi. Pikirkanlah solusi lain seperti membuat menu camilan baru untuk menemani acara menonton film, atau malah melibatkan anak-anak di dapur. 

5. Melakukan perbandingkan harga

Credit: http://dailywuz.com/whats-hot/5-tips-belanja-agar-terhindar-dari-khilaf/

Saat berbelanja di supermarket, pastilah Anda sering menemukan papan promosi yang menginfokan adanya diskon produk tertentu, seperti minyak, susu, gula, dan beragam kebutuhan rumah tangga lainnya. Sebaiknya jangan buru-buru memutuskan untuk membelinya, cek terlebih dahulu harga produk serupa dengan merek yang berbeda. Selain itu, bandingkan pula harga umum yang berlaku di satu supermarket dengan supermarket lainnya. 

Begitupula ketika Anda perlu membeli sesuatu yang bersifat high involvement, misalnya saja perlengkapan rumah. Rajin-rajinlah untuk mencari informasi. Gunakan internet untuk mengecek harga pasar yang berlaku, untuk mengetahui produk terbaik yang banyak direkomendasikan, atau sekedar melihat review pengguna selain Anda. Begitupun saat mendapatkan informasi program promo suatu toko, jangan buru-buru berbelanja, pastikan dulu melalui telepon atau datang langsung dan bertanya di tempat.

6. Batasi belanja barang bermerek

Credit: http://rockingmama.id/post/mama-hobi-belanja-alias-shopaholic-ada-kok-sisi-positifnya

Membeli barang bermerek boleh-boleh saja, terlebih lagi saat terdapat promo potongan harga, godaan untuk membeli barang-barang bermerek pasti sangat kuat. Dorongan dalam hati,"Ayo, kapan lagi ada kesempatan sebagus ini?" pasti sangat membayangi pikiran Anda. Yuk, tepis dengan kuat dan berpikir jernih, butuhkah Anda? Bukankah masih banyak kebutuhan lain yang belum terpenuhi di rumah? Jika barang tersebut memang sungguh2 Anda butuhkan, maka memanfaatkan promo diskon adalah pilihan yang sangat baik.

Comments

Post has no comments.

Enter Word Verification in box below

Captcha Image

Trackback Link

http://pantesgallery.com/BlogRetrieve.aspx?BlogID=20142&PostID=987147&A=Trackback

Trackbacks

Post has no trackbacks.

CALL NOW (024) 352 2022